Rabu, 09 September 2015

Resensi Film Maleficent

Dongeng Putri Tidur yang Sebenarnya
Bukanlah Seperti yang Menurutmu Kau Ketahui


               
Maleficent
Maleficent poster.jpg
Sutradara
Produser
Skenario
Berdasarkan
Narator
Janet McTeer
Pemeran
Tanggal rilis
·         28 Mei 2014 (Britania Raya)
·         30 Mei 2014(Amerika Serikat)
Durasi
97 menit
Negara
Bahasa
S
eperti apakah dongeng-dongeng tentang putri yang sudah anda baca? Sebagian besar bercerita tentang gadis yang selalu dicelakakan dan diganggu oleh tokoh jahat yang ingin memusnahkannya. Contohnya Putri Salju dengan penyihir yang memberikannya apel beracun, Cinderella dengan ibu dan saudara tirinya yang kejam, Rapunzel si Rambut Panjang dengan penyihir yang mengurungnya di menara tinggi, dan Ariel si Putri Duyung yang selalu dicelakakan oleh Ursula Sang Penyihir. Walaupun menjalani masa-masa berat, gadis-gadis itu berhasil melaluinya dan berakhir hidup bahagia selama-lamanya bersama pasangannya. Namun apakah yang akan terjadi jika dongeng tersebut diceritakan dari sudut pandang Sang Penjahat? Apakah ia benar-benar sejahat itu? Apakah cerita akan berakhir dengan hidup bahagia selama-lamanya?
                Maleficent diliris pada pertengahan tahun 2014 silam dan mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat, khususnya para pecinta film Disney. Film ini menarik banyak perhatian bukan hanya karena tokoh-tokohnya yang diperankan oleh artis-artis papan atas Hollywood seperti Angelina Jolie, Elle Fanning, dan Sam Riley tapi juga karena cerita menarik yang disajikan di dalamnya. Film yang disutradarai Robert Stromberg dan diproduseri oleh Joe Roth ini mengambil cerita berdasarkan dongeng Putri Tidur yang diceritakan dari mata Sang Penyihir Jahat, Maleficent (Angelina Jolie). Dan tentu saja, dongeng putri tidur yang satu ini tidak seperti yang menurut anda anda ketahui.
                Seorang peri kecil dengan sepasang tanduk hitam yang bergelombang pada puncak kepalanya dan sepasang sayap hitam besar yang kuat dan gagah pada punggungnya sedang bersantai diantara dahan pohon, menikmati keindahan alam tempatnya tinggal, Moors. Ia adalah Maleficent kecil, peri kecil yang manis, baik hati, kuat, berani, dan berhati suci.
Pada suatu hari, penduduk Moors mendapati adanya manusia yang mencuri permata dari Kolam Permata di Moors. Maleficent langsung mendatangi manusia itu dan memintanya untuk mengembalikan permata tersebut sebelum hal yang lebih buruk terjadi. Manusia itu pun mengembalikannya dan penjaga hutan yang tadinya akan menahan manusia itu pun berlalu. Manusia itu bernama Stefan. Manusia tidak seharusnya berada di Moors karena Negeri Manusia dan Moors saling berperang karena pemimpin manusia yang rakus bersikeras untuk menguasai Moors yang magis dan misterius. Karena ini pertama kalinya Maleficent bertemu dengan manusia, ia mengajak Stefan yang seumuran dengannya berkeliling Moors. Mereka salling bertukar cerita satu sama lain dan menjadi dekat dalam waktu singkat. Stefan adalah anak yatim piatu–sama seperti Maleficent, yang tinggal sendirian. Ia bercita-cita menjadi raja di Negeri Manusia suatu saat nanti. Pada saat akan berpisah, Stefan membuang cincin besinya yang melukai tangan Malficent karena besi adalah kelemahan peri dan kembali menjabat tangan Maleficent. Stefan berjanji akan kembali menemui Maleficent dan kemudian ia pergi berlalu.
Sejak saat itu Stefan selalu datang ke Moors untuk mengunjungi Maleficent. Hubungan mereka berkembang dari teman menjadi cinta. Tahun-tahun pun berlalu, Maleficent remaja berulang tahun ke-16. Stefan pun memberikan hadiah ciuman yang mereka yakini sebagai ‘Ciuman Cinta Sejati’. Saat semuanya terlihat baik-baik saja, tiba-tiba Stefan tidak pernah lagi menemui Maleficent karena kesibukannya untuk meraih impiannya menjadi raja. Maleficent hanya memakluminya karena itu adalah cita-cita Stefan.
Beberapa tahun kemudian, Maleficent tumbuh menjadi peri wanita yang sangat hebat, kuat, dan menjadi pelindung Moors. Suatu hari, Moors diserang oleh Negeri Manusia dipimpin oleh Raja. Namun Maleficent mengalahkan mereka semua dengan sayapnya yang kuat, kekuatan sihirnya, dan dibantu oleh makhluk penjaga Moors lainnya. Pasukan manusia pun mundur dengan raja mereka yang terluka parah akibat serangan langsung Maleficent.
Di kamarnya, Raja memberitahu kepada petinggi-petinggi kerajaan bahwa ia akan menyerahkan tahtanya dan putrinya untuk dinikahi kepada siapapun yang membunuh Maleficent. Stefan yang kebetulan berada di dalam kamar Raja pun mendengarkannya. Pada malam harinya, Stefan pergi ke Moors untuk menemui Maleficent. Maleficent sangat bahagia melihat Stefan. mereka menghabiskan malam sambil bercerita dan meminta maaf atas hal-hal yang terjadi pada masa lalu. Maleficent tidak tahu kalau Stefan memberinya obat tidur. Maleficent pun tertidur nyenyak di depan Stefan. Dengan pisau tajamnya, Stefan berulang kali mencoba membunuh Maleficent yang sedang tertidur, namun ia tidak bisa. Akhirnya Stefan memotong kedua sayap Maleficent dan meninggalkannya sendirian pada pagi harinya. Stefan memperlihatkan sepasang sayap Maleficent kepada Raja dan ia pun diangkat menjadi Raja. Maleficent yang bangun pada pagi harinya sadar bahwa sayapnya lenyap meninggalkan bekas luka besar pada punggungnya. Ia berteriak keras sekali. Sikap Maleficent pun berubah jauh. Ia menjadi lebih gelap, penuh kemarahan, dan pemurung.
Suatu hari, Maleficent menyelamatkan seekor gagak dari seorang pemburu. Sebagai tanda balas budi, gagak bernama Diaval itu mengabdikan dirinya untuk Maleficent. Dari Diaval-lah Maleficent tahu bahwa Stefan telah menjadi Raja dan memiliki anak perempuan bernama Aurora. Kebetulan hari itu adalah hari perayaan di Istana sehingga banyak rakyat dan peri yang datang memberi hadiah. Maleficent yang masih dipenuhi kebencian dan kemarahan datang ke Istana dan memberikan kutukan pada Aurora. Pada ulang tahun Aurora yang ke-16, ia akan tertusuk jarum mesin pintal pada malam hari dan tertidur selamanya seperti orang mati dan tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat mematahkannya kecuali ciuman cinta sejati. Maleficent meyakini bahwa tidak ada ciuman cinta sejati di dunia ini.
Setelah meberi kutukan, Maleficent pun pergi menghilang. Perayaan langsung dihentikan saat itu juga. Raja Stefan memberi perintah untuk menghancurkan semua mesin pintal yang ada dan menguncinya di gudang bawah tanah Istana. Raja Stefan juga menyerahkan Aurora pada tiga peri yang datang pada perayaan itu dan menyuruh mereka untuk membawa pergi Aurora jauh ke hutan dan mengurusnya, Mereka hanya boleh membawa kembali Aurora ke Istana saat ulang tahunnya yangbke 16 lebih satu hari. Raja juga menyuruh prajuritnya bekerja tanpa henti menyiapkan senjata untuk melawan Maleficent.
Aurora pun dibesarkan oleh tiga peri mungil yang berubah menjadi manusia yang memiliki cara asuh yang aneh. Walaupun membencinya, Maleficent sering mendatangi dan mengawasi Aurora dari kejauhan. Diaval dan Maleficent terkadang bergantian mengurus Aurora saat ketiga peri itu lengah. Tak jarang juga Maleficent mempermainkan ketiga peri ceroboh itu untuk hiburan.
Aurora remaja tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, baik hati dan disayangi semua orang–persis seperti mantra hadiah yang diberikan peri-peri dulu. Pada suatu hari, Aurora bertemu langsung dengan Maleficent. Aurora sangat senang karena ia akhirnya bertemu dengan orang yang dia yakini sebagai Ibu Perinya yang selalu menjaganya dari dulu. Mulai saat itu, mereka sering berpergian dan bermain bersama layaknya anak dan ibu. Hati Maleficent yang keras pun luluh dan akhirnya perlahan-lahan mengakui bahwa ia memang menyayangi Aurora, bagaikan Aurora adalah anaknya. Maleficent sangat menyesal sudah mengutuk Aurora. Pada suatu malam saat Aurora tertidur lelap, Maleficent masuk mengendap ke kamarnya dan berusaha mengangkat kutukannya. Namun apa daya, tak ada kekuatan di bumi yang dapat menghilangkan kutukan tersebut kecuali ciuman cinta sejati.
Saat Aurora sedang berjalan pulang dari hutan, ia bertemu dengan seorang pangeran tampan yang tersesat. Mereka berbincang malu-malu sebentar dan sang pangeran pergi. Ia berjanji akan kembali menemuinya lagi. Aurora takbisa berkata-kata hanya tersenyum dengan semburat merah di pipinya. Maleficent dan Diaval melihat kejadian itu dari kejauhan.  Diaval berkata mungkin saja pangeran itu adalah ciuman cinta sejati Aurora, namun Maleficent hanya menjawab bahwa kutukan itu tidak bisa dihilangkan. Tidak ada ciuman cinta sejati.
Pada ulang tahun Aurora ke-16, Aurora memberitahu Maleficent bahwa impiannya adalah tinggal di Moors selamanya dengannya. Namun saat ia sampai di rumah, ia akhirnya tahu dari tiga peri pengasuhnya bahwa Maleficent dulu mengutuknya dan dia adalah seorang putri. Dalan keadaan sakit hati, Aurora melarikan diri ke istana tempat ayahnya tinggal tapi ia malah dikunci di kamar. Namun itu tidak berguna, Aurora terhipnotis pada malam harinya. Ia berjalan menuju gudang bawah tanah dan tertusuk jarum mesin pintal lalu tertidur. Seorang pelayan istana menemukan Aurora dan membawanya ke istana. Di tempat lain, Maleficent membawa Pangeranyang ditemui Aurora di hutan sambil menunggangi Diaval yang berubah menjadi kuda ke istana. Mereka berdua berharap pangeran muda tersebut dapat mematahkan kutukannya.
Saat sampai di istana, halaman depan penuh dengan senjata besi. Maleficent harus bergerak perlahan jika tidak ingin melukai dirinya sendiri. Maleficent melewatinya dan segera masuk ke kamar dimana Aurora sedang tidur lalu bersembunyi. Ia melepaskan mantranya dari Sang Pangeran sehingga ia sadar. Di dalam kamar ketiga peri sedang menuggu. Melihat Pangeran, mereka langsung menyuruhnya untuk mencium Aurora. Mereka menunggu, namun Aurora tidak bangun. Mereka berempat pun meninggalkan ruangan itu.
Saat mereka keluar, Maleficent dan Diaval pun keluar dari tempat persembunyian. Maleficent benar-benar sedih dan mengakui bahwa sisa hatinya yang telah hancur telah diisi oleh kehadiran Aurora. Maleficent sangat menyayangi Aurora dan ingin Aurora kembali. Maleficent lalu mengecup lembut kening Aurora seakan ia adalah ibu dari Aurora. Dan ajaibnya, kutukannya lepas. Aurora terbangun.
Aurora ingin melarikan diri dari istana dan ikut Maleficent kembali ke Moors. Namun ditengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekelompok prajurit dan Raja Stefan yang memakai baju zirah serta senjata dari besi. Mereka saling menyerang namun Maleficent lemah tanpa sayapnya. Ia pun mengubah Diaval menjadi naga untuk melindunginya. Aurora bingung dan tak sengaja masuk ke ruangan dimana Ayahnya menyimpah sayap Maleficent. Ia membebaskan sayap tersebut dan dalam sekejap Maleficent dan sayapnya bersatu kembali. Maleficent sudah jauh lebih kuat sekarang.
Pasukan Raja Stefan kalah. Maleficent membawa Stefan yang berpegangan pada kakinya ke puncak menara. Maleficent berencana membunuhnya disana. Namun karena Maleficent masih menyimpan sedikit rasa untuk Stefan, ia tidak jadi membunuhnya dan melepaskannya. Bodohnya, Stefan menyerang Maleficent saat itu dan akhirnya keadaan berbalik. Stefan jatuh dari menara dan ia meninggal.
Pada akhirnya, Negeri Manusia dan Moors pun berdamai dengan Aurora sebagai pewaris tahta keduanya. Aurora memutuskan untuk tinggal di Moors bersama Maleficent. Maleficent sudah kembali menjadi dirinya yang dulu lagi dengan Aurora di sampingnya. Moors yang kelam karena terpengaruh sihir Maleficent pun sudah kembali indah seperti semula dan mereka hidup bahagia selama-lamanya.
Film ini memiliki banyak perbedaan dengan dongeng dan film animasinya, namun sama sekali tidak mengecewakan. Bagi mereka yang sudah mengetahui dongeng aslinya, film ini banyak memberikan detil-detil yang tidak pernah diungkap sebelumnya baik dalam dongeng maupun animasinya. Untuk mereka yang tidak mengetahui dongengnya, film ini patut ditonton karena alurnya yang sangat mudah dimengerti, cerita menariknya, dan juga cocok untuk tontonan keluarga. Bagi mereka yang menyukai film fiksi dengan sentuhan-sentuhan sihir yang kental, film ini dapat dijadikan pilihan untuk dinikmati karena memuat banyak sekali hal-hal magis seperti peri, naga, sihir, troll, dan tanaman-tanaman serta makhluk-makhluk eksotis lainnya dengan kualitas animasi yang menakjubkan. 
               
               
  

Rabu, 02 September 2015

1. Are cereals good for our body?
2. What is the main ingredient of cereal?
3. Why do people mix cereal with milk?
4. Have you ever tried cereal?
5. What kind of cereal that you usually consume?
6. How is the taste of the cereal?
7. Do you like cereal?
8. Which one do you prefer for breakfast? Rice or cereal?
9. How often do you consume cereals in a month?
10. Are cereals affordable?

11. Have you ever thought about having a pet?
12. Do you have a pet in your house?
13. Do you love your pet?
14. What kind of pet do you take care of?
15. Did you name your pet?
16. How old was your pet when you adopt it?
17. How old is your pet now?
18. Does your daily activity change after adopting a pet?
19. Do you take your pet to vet?
20. How often do you take your pet to the vet?